Butuh Bantuan? Customer Service iniWEBnya siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Uncategorized » PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus)

PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus)

Ditulis pada: 31 May 2016 | Kategori: Uncategorized

PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus)

Penyakit Lupus (Lupus Erythematosus ) secara sederhana digambarkan bila tubuh menjadi alergi pada dirinya sendiri. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Pada penderita penyakit lupus, tubuh yang memiliki system kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat justru menyerang organ tubuh yang sehat.

Lupus dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan/serigala”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Hal ini disebabkan penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi serigala, tetapi berwarna putih.

Penyakit Lupus dalam ilmu kedokteran disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus(SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Dalam ilmu imunologi atau kekebalan tubuh, penyakit ini adalah kebalikan dari kanker atau HIV/AIDS. Pada PenyakitLupus, tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Dengan demikian, PenyakitLupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan kekebalan tubuh berlebihan).

Pada penderita penyakitlupus, antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :

Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun, yaitu gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan.
Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit). Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks.

Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.

Penyebab dan gejala penyakit lupus

Penyakit Lupus tergolong misterius. Para dokter kadang bingung mendiagnosis penyakit ini. Awalnya, penderita penyakit lupus dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Jumlah penderita Penyakit Lupus ini tidak terlalu banyak. Menurut data pustaka, diAmerika Serikat ditemukan 14,6 sampai 50,8 per 100.000. Di Indonesia bisa dijumpai mencapai sekitar 50.000 penderita. Di RS Ciptomangunkusumo Jakarta, dari 71 kasus yang ditangani sejak awal 1991 sampai akhir 1996 , 1 dari 23 penderitanya adalah laki-laki. Penyakit Lupus masih sangat awam bagi masyarakat.

Peneliti menemukan bahwa penyakit lupus justru banyak diderita oleh wanita usia produktif sampai usia 50 tahun. Namun begitu, ada juga pria yang mengalaminya. Ahli menduga penyakit lupus ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Karena penyakit Lupus menyerang wanita subur, kerap menimbulkan berbagai aspekkesehatan. Misalnya hubungan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Namun, hal ini bisa saja terjadi sebaliknya. Artinya, justru kehamilan bisa memperburuk gejala penyakit Lupus. Sering dijumpai gejala penyakit Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Penyakit Lupus. Untuk sembuh total dari penyakitlupus, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara. Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.
Jenis Penyakit Lupus

Penyakit Lupus memiliki tiga macam bentuk, yang pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit. Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

Biasanya orang hidup dengan penyakitlupus (odapus) akan menghindari hal-hal yang dapat membuat penyakitnya kambuh dengan

  1. Menghindari stress
  2. Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari
  3. mengurangi beban kerja yang berlebihan
  4. menghindari pemakaian obat tertentu.

Odapus (orang dengan lupus) dapat memeriksakaan diri pada dokter2 pemerhati penyakit ini, dokter spesialis penyakit dalam konsultasi hematologi, rheumatology, ginjal, hipertensi, alergi imunologi, jika penyakitlupus dapat tertanggulangi, berobat dengan teratur, minum obat teratur yang di berikan oleh dokter (yang biasanya diminum seumur hidup), odipus akan dapat hidup layaknya orang normal.

PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus) | Ini Web Nya

Tags:

Belum ada Komentar untuk PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus)

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Kesehatan Terbaru

Penanganan Ampuh Masalah Sendi & Saraf Pada Lansia

Bio Cypress Ditulis pada: 6 September 2017

Penanganan Ampuh Masalah Sendi & Saraf Pada Lansia Sendi & Saraf Penyakit ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas hidup seseorang di karenakan terganggunya berbagai macam aktifitas yang dapat mengurangi produktifitas. Ada banyak orang yg belum familiar dengan kata Arthritis, Arthritis adalah penyakit bersifat kronis &... Baca selengkapnya »

PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus)

penyakit lupus Ditulis pada: 31 May 2016

PENYAKIT LUPUS (Lupus Erythematosus) Penyakit Lupus (Lupus Erythematosus ) secara sederhana digambarkan bila tubuh menjadi alergi pada dirinya sendiri. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Pada penderita penyakit lupus, tubuh yang memiliki system kekebalan untuk menyerang penyakit... Baca selengkapnya »

Batu Ginjal, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

batu ginjal Ditulis pada: 16 May 2016

BATU GINJAL Artikel yang membahas tentang Definisi Batu ginjal, Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Cara Pencegahannya secara lengkap. Sibelum membahas tentang penyakit ada baiknya kita tau apa itu ginjal. Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang berfungsi mengatur sistem sekresi dan melakukan... Baca selengkapnya »

Penyakit – penyakit Menular pada Manusia

penyakit Ditulis pada: 11 April 2016

Penyakit Menular Penyakit adalah suatu keadaan abnormal dari tubuh atau pikiran yang menyebabkan ketidaknyamanan, disfungsi atau kesukaran terhadap orang yang dipengaruhinya. Untuk menyembuhkan penyakit, orang-orang biasa berkonsultasi dengan seorang dokter. Penyakit menular adalah penyakit yang bisa menular dari satu orang... Baca selengkapnya »

Asma – Gejala, Penyebab dan Pengobatan

asma Ditulis pada: 17 March 2016

Asma merupakan penyakit jangka panjang yang dapat menyebabkan penderitanya sulit bernapas, batuk-batuk, dan mengalami mengi ketika kambuh. Pada tiap orang, tingkat keparahan penyakit ini berbeda-beda, dan umumnya dapat dikendalikan dengan baik.   Kami menjual Obat dan Herbal untuk mencegah penyakit... Baca selengkapnya »